Manado | January 04, 2018 at 04:17 PM post by yehabe (view 1090)

Boroko (4/1) - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bolmut tinggal menghitung hari, berbagai persiapan dan tahapan bahkan sudah mulai dilaksanakan, pun demikian dengan Bakal Calon (Balon) Bupati incumbent Drs. Depri Pontoh yang  juga telah mempersiapkan strateginya dalam merebut kemenangan pada kontestasi politik lima tahunan ini. Bahkan, dari informasi yang berkembang, calon Bupati satu ini telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dukungan dari empat partai yakni PPP, PDIP,Partai Demokrat, PKB, serta partai Gerindra. Dengan adanya dukungan besar dari partai-partai pengusung serta dengan melihat posisinya sebagai calon incumbent, bukan tidak mungkin posisi Depri Pontoh ini disebut berada di atas angin dan diprediksi dapat menjadi sasaran tembak lawan-lawannya termasuk dengan cara menyebarkan berita palsu (hoax).


Baru-baru ini, DP (sapaan akrab Depri Pontoh) yang juga menjabat Ketua DPW PPP Sulawesi Utara ini diberitakan harus membayar mahar politik sejumlah 1,5 miliar kepada Ketua Umum PPP Romi Romahurmuizy untuk mendapatkan dukungan dari partai berlambang ka’bah tersebut. Berita tentang adanya mahar yang sangat besar ini dimuat di media online thejak.co. Hal tersebut langsung dibantah oleh sekretaris PPP Bolmut Hamza Datukramat yang dihubungi awak exposemanado pada kamis (4/5).


Menurutnya isu tersebut sengaja dihembuskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Tidak benar tentang adanya mahar tersebut, Saya sendiri yang menemani Bapak Depri ketika menemui pengurus DPP PPP pada bulan November 2017 lalu, jadi Saya dapat pastikan bahwa hal ini adalah Hoax yang sengaja disebar untuk membunuh karakter Depri Pontoh yang sedang berada di atas angin,” tegas Hamzah.


Dihubungi terpisah, hal senada juga diungkapkan Ketua PKB Bolmut Ramses Sondakh yang juga merupakan salah satu partai pengusung DP pada pilkada nanti. “Saya memang tidak tahu persoalan dalam tubuh PPP, tetapi, kalau di PKB sendiri, saya pastikan tidak ada permintaan mahar. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa selama proses penjemputan rekomendasi, sudah pasti mengeluarkan uang tetapi hal tersebut hanya untuk transportasi dan akomodasi selama perjalanan saja, bukan untuk bayar ini itu yang tidak jelas,” Ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Ramses juga mengajak kepada segenap kader partai pendukung DP dan simpatisan untuk tidak lagi menghiraukan berita hoax setra memfokuskan diri dalam kerja-kerja tim untuk merebut kemenangan. “Berita hoax seperti ini tentunya tidak perlu ditanggapi serius karena hanya akan menghabiskan energi kita. Kita fokus saja pada pemenangan nanti,  karena sudah menjadi kewajiban kita dalam memperjuangkan apa saja yang sudah ditetapkan partai termasuk untuk memenangkan calon yang telah kita usung bersama, termasuk bagi seluruh simpatisan DP,” ajaknya. *ak