Tourism and Culture | November 13, 2016 at 05:11 AM post by aiskai (view 1025)

Kota Tomohon tak hanya dikenal sebagai kota Bunga yang rutin menggelar TIFF (Tomohon International Flower Festival) saja. Tapi, Tomohon juga mengoleksi sejumlah destinasi wisata geologikal dan geothermal yang khas. Semuanya pun tersebar di berbagai tempat di kota Tomohon dan relatif mudah dijangkau. Asyiknya lagi, berbagai lokasi geowisata itu pun dijelajahi dalam paket tur satu hari saja.

Tim Expose Manado pun secara khusus merancang paket tur geowisata Tomohon dan kemudian mengunjungi destinasi itu satu per satu. Hasil jelajah geowisata Tomohon ini kemudian disajikan bersambung pada bagian ketiga ini.

Melihat dari dekat aktivitas pertanian holtikultura di Rurukan. (foto ais).

SETELAH dari Mahawu, kami pun belum singgah di area perkebunan Rurukan. Kawasan perkebunan holtikultura Rurukan memang akan dilewati baik ketika hendak pergi maupun pulang dari puncak Mahawu.

Area perkebunan ini pun menjadi salah satu lokasi menarik untuk tur geowisata atau wisata kebumian ini. Meski memang dalam beberapa rangkaian tur paket wisata, area perkebunan Rurukan lebih  diandalkan sebagai bagian dari paket agrowisata di Sulut.

Perkebunan Rurukan ini terletak di kaki gunung Mahawu. Sementara dari ketinggian punggung Mahawu, kami bisa menikmati pemandangan indah dan memesona areal perkebunan tersebut. Letaknya berada di pinggiran jalan, sehingga relatif mudah dijangkau.

Sebagai bagian dari wisata pertanian, pengunjung pun tak hanya bisa dinikmati pemandangan areal perkebunan dengan aneka jenis tanaman sayuran dan rempah yang tersusun apik, tapi juga bisa mengikuti ragam aktivitas para petani mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan, bahkan pemanenan. Atraksi wisata ini menjadi salah khas, dan sulit dijumpai di tempat lain.

Tur ke Rurukan ini, dapat pula dirangkai dengan kunjungan ke kebun tanaman hias yang bisa dijumpai pada sejumlah tempat di Tomohon. Karena memang Tomohon juga dikenal sebagai sentra tanaman hias di Sulut, sehingga dijuluki sebagai Kota Bunga. Banyak orang selalu ingin datang untuk  menyaksikan langsung pesona florikultura kota Tomohon.

Yang pasti, ketika mengunjungi Rurukan kita harus ketat dengan waktu. Karena dengan banyak sensasi yang diberikan Rurukan, bisa membuat kita lupa waktu untuk meninggalkan tempat ini. Kita pun seakan tak ingin pulang bila sudah tertatam oleh pesona perkebunan Rurukan. (bersambung/ak).